Jangan sepelekan masalah ini. Gigi susu yang hitam dan berlubang yang tidak segera ditangani bisa menimbulkan beberapa masalah serius

Gigi susu berfungsi sebagai pemandu atau “penunjuk jalan” bagi gigi permanen. Jika gigi susu rusak dan copot sebelum waktunya, posisi gigi permanen di bawahnya bisa tumbuh tidak rapi atau miring. Hal ini bisa menyebabkan susunan gigi yang berantakan di kemudian hari.

Gigi yang berlubang bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat. Lubang yang semakin dalam bisa mencapai saraf gigi, menyebabkan anak merasa nyeri saat mengunyah atau minum. Jika tidak dirawat, infeksi bisa menyebar ke gusi, rahang, bahkan bagian tubuh lainnya.

Gigi yang sakit bisa membuat anak malas mengunyah, sehingga asupan nutrisi mereka berkurang. Selain itu, gigi yang hilang bisa mengganggu proses belajar berbicara karena lidah dan bibir butuh gigi sebagai tumpuan.

Anak dengan gigi yang rusak dan menghitam bisa merasa tidak percaya diri. Mereka mungkin jadi malu saat tersenyum atau berbicara, yang bisa memengaruhi interaksi sosial mereka dengan teman-teman.

Jangan tunggu sampai parah! Jika orangtua melihat gigi anak mulai menghitam atau berlubang, segera bawa ke dokter gigi. Dokter akan memberikan penanganan yang tepat, seperti penambalan atau perawatan lainnya.