Manfaat Membacakan Buku Bagi Bayi

Apa tugas perkembangan bayi dan bagaimana membacakan buku dapat membantu anak mencapai tugas perkembangannya ini?

Image result for baca buku untuk bayi

Walaupun kita semua pernah menjadi bayi, mungkin kita lupa bagaimana rasanya. Namun coba sekarang kita sama-sama bayangkan bagaimana menjadi seorang bayi itu. Saat berada di dalam rahim ibu selama 9 bulan, kebutuhan bayi terpenuhi dengan baik. Lalu setelah itu, ia harus keluar. Ia harus beradaptasi dengan dunia yang suhunya tidak sehangat di rahim ibu. Ia harus beradaptasi dengan berbagai macam suara dan beraneka rupa wajah orang-orang di sekitarnya. Saat memiliki kebutuhan, seperti lapar dan haus, ia harus melakukan usaha dulu bernama tangisan, agar orang di sekitarnya tahu apa yang ia rasakan dan memenuhi kebutuhannya tersebut. Jika Anda menjadi bayi, kira-kira apa yang Anda rasakan dan pikiran? Atau bayangkan jika Anda sedang berada di sebuah kota asing yang bahasanya tidak Anda mengerti (ada banyak suara tapi Anda tidak mengerti satu patah kata pun yang telinga Anda tangkap), apa yang Anda rasakan dan pikirkan?

Tugas Tahapan Perkembangan Keluarga

Mungkin jika itu terjadi, jika ada satu orang saja yang datang ke Anda, memenuhi semua kebutuhan Anda walaupun ia baru pertama kali bertemu Anda, mencoba mengerti Anda walaupun ia belum mengerti semuanya, Anda akan merasakan kenyamanan dan ketentraman. Begitu juga yang terjadi pada bayi. Saat bayi baru keluar dari rahim ibu, ia membutuhkan sosok yang dapat ia percaya, yang memenuhi kebutuhannya. Disinilah peran penting Ayah dan Ibu untuk memenuhi. Tidak hanya kebutuhan fisik, namun juga kebutuhan non fisiknya. Tidak hanya kebutuhan seperti ASI atau mengganti popok, namun juga kebutuhannya akan sentuhan dan dekapan kasih sayang.

Tugas Tahapan Perkembangan Keluarga (Bagian 2)

Jika sebagai orang tua terus-menerus memenuhi kebutuhan bayi dengan baik, bayi pun akan merasakan kenyamanan dan ketentraman. Perlahan demi perlahan, akan tumbuh kepercayaannya bahwa orang tua adalah sosok yang dapat ia percaya dan andalkan. Dan karena orang tua adalah representasi dari dunia, lama-kelamaan ia pun akan merasakan bahwa dunia ini dapat dipercaya. Selanjutnya, setelah ia beranjak tumbuh, jika ia merasa dunia dapat ia percaya, ia akan mampu untuk mengeksplorasi dunia (akan dibahas di  diskusi selanjutnya).  Ia akan menjadi anak yang percaya diri. Percaya akan kemampuan diri dan percaya bahwa dunia dapat membantunya mencapai potensi diri.

Related image

Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Erik Erikson bahwa tugas perkembangan bayi adalah trust vs mistrust. Anak bayi semestinya mengembangkan kepercayaan penuh (trust) pada dunia di sekitarnya dan terutama orang yang sehari-hari bersama dan mengasuhnya, namun juga memiliki sedikit kepercayaan (mistrust) misalnya pada orang asing.

Related image

Nah, bagaimana buku dapat membantu tugas perkembangan bayi?

Jika kita lihat, buku-buku import untuk bayi ada beberapa yang membahas tentang kasih sayang. Hal ini memang penting, karena bayi yang masih merasa asing dengan lingkungan, perlu dikenalkan dengan orang-orang yang bisa dipercaya. Dengan melihat di dalam kenyataan sehari-hari (orang tua benar-benar memenuhi kebutuhan bayi), lalu di buku pun seperti itu. Hal tersebut dapat membantu mengembangkan kepercayaan bayi pada dunia sekitar. Apalagi jika saat membacakan, orang tua juga memberikan gestur kasih sayang (seperti membelai dan mencium). Buku bertema kasih sayang juga membantu orang tua yang, kadang karena kesibukan dan kelelahan, lupa untuk menunjukkan kasih sayang pada si bayi. Dengan membacakan buku, sebentar saja, namun setiap harinya, akan tumbuh kembali rasa sayang pada si bayi (yang sebelumnya tertutup oleh kelelahan dan kesibukan) dan menimbulkan keinginan untuk kembali memberikan kasih sayang dalam bentuk sentuhan dan ciuman, seperti yang ada di buku yang dibaca. Baterai kasih sayang Ayah, Ibu, dan anak pun kembali terisi. Hal tersebut dapat membantu anak merasa bahwa walaupun terkadang memiliki hari yang buruk, namun Ayah Ibu tetap menyayanginya, apapun yang terjadi.

Buku adalah Jendela Dunia

Sumber : Devi Raissa, Psikolog ( Rabbiholeid )

Dikutip oleh : Fadilla Rizki  S.Psi ( Reseller Rabbitholeid)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: